ihempas angin malam ku bernaung dalam redupnya cahaya lilin ,
terasa kosong di sekitar ,
sunyi tanpa bunyi ,
sepi tanpa kawan .
jangkrik berbunyi ringan disela pergantian malam ,
seolah menjadi teman dalam lamunan ,
lamunan yang tak henti bercabang fantasi ,
fantasi tentang kau dan aku yang setia berdampingan hingga akhir zaman ,
terbaring dalam hamparan ilalang berdua dalam kesenangan ,
berjanji dalam diri untuk tak tepisahkan .
melewati waktu panjang tanpa siang dan malam ,
tak kenal mentari ataupun bintang ,
seolah waktu adalah milik kita ,
hanya kita yang mampu menghentikan dan memainkannya ,
disini hanya kita berdua dalam keabadian layaknya adam dan hawa memadu cinta dalam kedamaian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar